Saturday, 26 January 2019

Bunga Purple.....

Assalam....
Pertama kali aku melihat pokok bunga ini mengeluarkan bunganya.  Sebelum ini, penjaganya hanya bercerita tentang kecantikanmu ketika berbunga, tetapi sungguh tidak pernah aku saksikannya sendiri.  Selalu hanya melihat bunga anggrik ungu yang sama-sama menumpang dibatang pokok itu.  Kali ini aku berkunjung ke sini lagi, ketika jasad penjaga bunga ini telah bersemadi di dalam tanah.   Maafkan aku, aku tidak sempat datang mendengar celoteh terakhirmu tentang bunga purle ini.  


Dari cerita jiran tetangga, aku dapat bayangkan kegembiraanmu melihat bunga purplemu terbunga lebat.  Petang sebelum malaikat maut menjemput mu atau sekembalimu dari hospital, engkau minta untuk didudukkan di teras depan.  Engkau bersenang-senang duduk dikerusi seperti selalu, seperti orang sihat.  Tiada siapa tahu bahawa itulah pandangan terakhirmu pada halaman rumahmu, mereka yang melihatmu menganggap kau semakin membaik dari sakit yang baru diketahui.


Jika petang itu, engkau gembira melihat bunga ini, aku yakin Allah gandakan kegembiraanmu di alam sana sebagaimana engkau telah mengembirakan semua orang.  Siapakah antara kami yang tak pernah kau santuni? Yang anak-anak, yang dewasa termasuk yang nenek-nenek semua pernah merasa suapan dari tanganmu, makan pakai kami tak pernah kau abaikan.  Selalu kami berasa seperti puteri dan putera raja bila kau ada, sebab setiap keperluan kami tersedia sebelum dipinta.  Kau lakukan dengan ikhlas dan penuh kasih sayang kepada kami.  Allah lebih menyanyangimu, di sana tersedia yang lebih baik untukmu, lebih indah, lebih abadi daripada sedikit cita-cita kami untuk mengembirakanmu.


Teruslah berkembang wahai bunga mewarnai alam, walau penjagamu telah pergi menghadap Alah terlebih dahulu.  Teruslah ceria sebagaimana mereka menyebut-nyebut jasa dan kebaikan penjagamu.

Teruslah bertahan dan memberi manfaat hingga kita semua dipanggil menghadap sang pencipta Yang Maha Esa, suatu hari nanti masa kita akan sampai juah.  Semoga kita disatukan semula dalam rahmatNya.  Al-Fatihah untuk satu-satunya kakak yang dipinjamkan Allah untukku (Soda binti Supu).
Wassalam.